<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>indonews.info</title>
	<atom:link href="http://indonews.info/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://indonews.info</link>
	<description>Portal Berita Terlengkap dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2012 20:52:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>5 Cara Agar Anda Semangat Bercinta Lagi</title>
		<link>http://indonews.info/5-cara-agar-anda-semangat-bercinta-lagi</link>
		<comments>http://indonews.info/5-cara-agar-anda-semangat-bercinta-lagi#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 20:49:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFONews]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Redaksi]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=217</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info &#8211; Ketika stres atau masalah datang, seks bisa jadi hal terakhir yang ada di pikiran Anda atau suami. Berikut 5 cara yang bisa dilakukan agar dapat bersemangat lagi untuk bercinta : Ubah Pikiran. Ubah pikiran mengenai kegiatan bercinta. Ingat, kegiatan bercinta bukanlah wadah pelampiasan nafsu biologis semata. Itu juga merupakan bentuk rasa cinta antara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info</strong> &#8211; Ketika stres atau masalah datang, seks bisa jadi hal terakhir yang ada di pikiran Anda atau suami. Berikut 5 cara yang bisa dilakukan agar dapat bersemangat lagi untuk bercinta :</p>
<p><strong>Ubah Pikiran.</strong><br />
Ubah pikiran mengenai kegiatan bercinta. Ingat, kegiatan bercinta bukanlah wadah pelampiasan nafsu biologis semata. Itu juga merupakan bentuk rasa cinta antara suami dan isteri. Lakukanlah dengan sepenuh hati dan perasaan.</p>
<p>Lupakan dulu sejenak masalah yang membuat stres. Bangun mood bercinta dengan memberikan pasangan foreplay yang panas. Minta pasangan melakukan hal serupa.</p>
<p><strong>Seks Bukan Pekerjaan.</strong><br />
Jangan samakan kegiatan bercinta dengan pekerjaan di kantor atau di rumah. Justru jadikan kegiatan bercinta sebagai pelepas penat atau sarana untuk menyampaikan rasa cinta dengan pasangan. Jangan jadikan kegiatan ini sebagai beban.</p>
<p><strong>Kenali Tubuh.</strong><br />
Mengenali tubuh adalah salah satu cara untuk menikmati kegiatan bercinta. Dengan mengenalinya, dapat mengetahui titik-titik kenikmatan di tubuh. Dengan mengetahui hal itu, bisa merasakan kenikmatan yang utuh saat bercinta.</p>
<p><strong>Temukan Hasrat Bercinta Muncul.</strong><br />
Mengetahui hal yang membangkitkan hasrat dan libido akan membuat kegiatan bercinta semakin menyenangkan. Hal ini juga bisa memberi ide untuk menentukan foreplay yang paling tepat untuk kalian berdua.</p>
<p><strong>Melatih Daerah Pribadi.</strong><br />
Merawat daerah pribadi juga merupakan salah satu langkah agar kegiatan bercinta semakin indah. Melatih otot-otot dengan senam kegel akan membuat pasangan merasakan kenikmatan yang lebih.</p>
<p>Mempercantiknya dengan melakukan waxing serta vagina spa juga akan membuat penampilan di kamar tidur lebih menggairahkan. <em><strong>(Prie)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/5-cara-agar-anda-semangat-bercinta-lagi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akan Perlunya Keselamatan Jiwa Di Jalan</title>
		<link>http://indonews.info/akan-perlunya-keselamatan-jiwa-di-jalan</link>
		<comments>http://indonews.info/akan-perlunya-keselamatan-jiwa-di-jalan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2012 20:43:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFOLantas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=213</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info &#8211; Memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang berlalu lintas serta keselamatan jiwa di jalan akhir-akhir ini semakin lebih ditingkatkan lagi kepada warga masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk meminimalisir tingkat terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi. Bahkan secara usia dini, anak-anak telah dikenalkan tentang tata peraturan berlalu lintas. “Tujuannya adalah agar anak-anak dapat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info</strong> &#8211; Memberikan pendidikan dan pengetahuan tentang berlalu lintas serta keselamatan jiwa di jalan akhir-akhir ini semakin lebih ditingkatkan lagi kepada warga masyarakat. Hal ini sebagai upaya untuk meminimalisir tingkat terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) yang terjadi. Bahkan secara usia dini, anak-anak telah dikenalkan tentang tata peraturan berlalu lintas.</p>
<p>“Tujuannya adalah agar anak-anak dapat mengenal sejak dini tentang masalah tata tertib dan tata peraturan berlalu lintas. Tentunya metode yang diberikan lebih simple sehingga dapat mengena dan mudah dipahami oleh anak-anak,” kata Iptu Sugino, Kasat Lantas Polres Boyolali.</p>
<p>Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Boyolali pada beberapa hari lalu menerima kunjungan sejumlah sekitar 250 murid dari SD Islam Terpadu (IT) Nur Hidayah Surakarta dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) yang dilangsungkan di Mapolres Boyolali. Dalam kesempatan tersebut, para murid didampingi oleh guru-guru kelas dan orang tuanya.</p>
<p>“Kehadiran orang tua murid sekaligus dimanfaatkan untuk memberikan pengetahuan juga. Jadi di samping memberikan stimulus bagi perkembangan anak, juga untuk memberikan pencerahan bagi orang tua murid tentang perlunya keselamatan jiwa,” ungkapnya.</p>
<p>Akhir-akhir ini, menurut Kasat Lantas, ada kecenderungan pengemudi ingin “memanjakan” anaknya dengan ikut mengemudi. Biasanya, anak-anak dipangku di depan kemudi, lalu mereka berlalu-lalang di jalan. Tindakan ini jelas tidak dapat dibenarkan. Tanpa disadari pengemudi ini jelas sudah menanamkan sikap tidak disiplin kepada anak-anak.</p>
<p>“Bagaimana mungkin anak kecil sudah diizinkan mengemudi kendaraan bermotor?. Cara memangku anak sambil mengemudi juga mengundang bahaya. Dalam situasi mendadak dan tidak terduga, maka tidak akan sempat mengamankan anak dari himpitan antara pengemudi dengan kendaraan bermotornya dan ini jelas membahayakan nyawa si anak. Akibat yang ditimbulkan jelas bisa dianggap sebagai pelanggaran. Siapa yang bakal menerima hukuman?. Jelas orang tua. Bukan anak yang belum tahu apa-apa,” tegas Kasat Lantas.</p>
<p>Dalam kesempatan ini, Kasat Lantas membagikan buku tulis yang berisi tentang gambar rambu-rambu lalu lintas kepada segenap murid yang mengikuti kegiatan PSA.<br />
Pada kegiatan lain, sejumlah 400 peserta mengikuti kegiatan apel besar masyarakat pecinta tertib lalu lintas yang dilangsungkan di Mapolres Boyolali. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari klub-klub otomotof dan warga masyarakat lainnya. <em><strong>(Andi M)</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/akan-perlunya-keselamatan-jiwa-di-jalan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tinggi, Anak Korban KDRT</title>
		<link>http://indonews.info/tinggi-anak-korban-kdrt</link>
		<comments>http://indonews.info/tinggi-anak-korban-kdrt#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 20:30:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFOKriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=208</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info – Kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Semarang tahun ini tercatat 27 kasus.  Hal itu terungkap dalam diskusi publik naskah akademik Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Diskriminasi di Hotel Telomoyo. Hadir sebagai pembicara anggota Komisi D DPRD Kota Suciati, Pakar Hukum Kesehatan Universitas Katolik Soegijapranata Prof Agnes Widanti, dosen Fakultas Hukum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info </strong>– Kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Semarang tahun ini tercatat 27 kasus.  Hal itu terungkap dalam diskusi publik naskah akademik Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Diskriminasi di Hotel Telomoyo.</p>
<p>Hadir sebagai pembicara anggota Komisi D DPRD Kota Suciati, Pakar Hukum Kesehatan Universitas Katolik Soegijapranata Prof Agnes Widanti, dosen Fakultas Hukum Undip, Rahayu SH MH, Kabid Pemberdayaan Perempuan Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota, Noengky Oktarina dan Direktur LRC-KJHAM Evarisan.</p>
<p>Noengky mengatakan, terkait perlindungan perempuan dan anak tidak hanya terhadap korban kekerasan, tapi juga akibat dari diskriminasi.  Sejak tahun lalu Pemkot bekerja sama dengan Unika telah menyusun naskah akademik Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Perempuan dan Anak Korban Diskriminasi.<br />
Penyusunan ini didasari atas meningkatnya jumlah laporan korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).</p>
<p><strong>Masih Bias</strong></p>
<p>Selain itu, perspektif penegak hukum tentang posisi perempuan dan anak dalam keluarga dan masyarakat masih bias. Bahkan masih ada diskriminasi berbasis jender dan usia.<br />
”Angka korban kekerasan tahun ini tercatat 27 kasus.  Bersama Lembaga Seruni korban kami dampingi dari pemeriksaan awal sampai proses hukum selesai,” paparnya.<br />
Menurut Suciati, tahun ini perlindungan perempuan dan anak tindak kekerasan masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda).</p>
<p>Sesuai tata tertib DPRD Pasal 14, jika Pemkot mengajukan raperda yang esensinya sama, maka yang menjadi prioritas adalah yang dikeluarkan DPRD Kota Semarang. Sementara yang dari Pemerintah Kota akan disandingkan.  (J9-52)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/tinggi-anak-korban-kdrt/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tekan Curanmor, Polres Bagikan Gembok</title>
		<link>http://indonews.info/tekan-curanmor-polres-bagikan-gembok</link>
		<comments>http://indonews.info/tekan-curanmor-polres-bagikan-gembok#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 20:28:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFOKriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=205</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info – Polres Demak membagikan puluhan gembok secara cuma-cuma untuk pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan Alun-alun dan Masjid Agung Demak,  Jumat, (17/6). Gembok dibagikan puluhan petugas sebelum pelaksanaan  salat Jumat, kemarin. Sejumlah pengendara motor awalnya   sempat ragu karena menduga Polisi sedang melaksanakan kegiatan operasi memeriksa surat dan kelengkapan kendaraan. ’’Saya sempat berhenti sejenak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info </strong>– Polres Demak membagikan puluhan gembok secara cuma-cuma untuk pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan Alun-alun dan Masjid Agung Demak,  Jumat, (17/6).</p>
<p>Gembok dibagikan puluhan petugas sebelum pelaksanaan  salat Jumat, kemarin. Sejumlah pengendara motor awalnya   sempat ragu karena menduga Polisi sedang melaksanakan kegiatan operasi memeriksa surat dan kelengkapan kendaraan.</p>
<p>’’Saya sempat berhenti sejenak untuk mengambil dompet serta menyiapkan STNK dan SIM.  Namun tak tahunya, polisi malahan membagikan gembok. Ya  rasanya senang, dapat gembok gratis sekaligus diberi peringatan soal pencurian kendaraan bermotor,’’ terang Anisa (26) warga Wonorejo  Karanganyar.<br />
Wajah Anisa berubah saat sejumlah polisi wanita (polwan)  memberikan salam kemudian menjelaskan maksud diberhentikannya motor. Satu di antaranya,  langsung mengulurkan tangan untuk memberikan gembok dan kunci. Gembok menjadi kunci pengaman tambahan mengantisipasi aksi pencurian.</p>
<p><em><strong>Kampanye Pengamanan</strong></em></p>
<p>Wakapolres Demak Kompol Bambang Purwadi menjelaskan, dibagikannya puluhan gembok sekaligus awal kampanye pengamanan sepeda motor dari  pelaku curanmor.<br />
Satu persatu pengendara motor yang hendak masuk ke Masjid Agung Demak dihentikan oleh petugas untuk kemudian diberikan gembok berikut cara penggunaannya, yakni diikatkan pada piringan rem cakram sepeda motor.<br />
’’Jika tidak terdapat piringan cakram, maka gembok dapat ditaruh pada standar tengah atau pada rantai sepeda motor.  Kesemuanya itu upaya agar motor aman dari pencurian,’’ terangnya didampingi Kasubag Humas AKP Sutomo dan Kasat Reskrim Iptu  Pradana Aditya Nugraha.</p>
<p>Ditambahkan, semenjak awal Januari 2011 lalu, terdapat 28 kasus curanmor di Demak. Hal itu tentu saja sangat mengkawatirkan bagi para pemilik sepeda motor.  Namun diakui hingga kini sudah ada sekitar 10 kasus curanmor yang berhasil terungkap. Pihaknya meminta masyarakat berperan aktif mengawasi lingkungan mereka.<br />
Kampanye pemberian gembok gratis sekaligus akan dilaksanakan di sejumlah tempat mulai dari warnet, warung hingg masjid-masjid yang biasa dikunjungi pengendara motor.</p>
<p>Kasubag Humas AKP Sutomo menambahkan, pembagian gembok bagian dari inovasi yang dilakukan Polres Demak membantu warga pemilik motor. Dia meminta kesadaran bagi pemilik motor lainnya untuk memberikan kunci pengamanan tambahan pada sepeda motor masing-masing.  (H41-72)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/tekan-curanmor-polres-bagikan-gembok/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kejari Tetapkan Dua Tersangka</title>
		<link>http://indonews.info/kejari-tetapkan-dua-tersangka</link>
		<comments>http://indonews.info/kejari-tetapkan-dua-tersangka#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 20:25:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFOKriminal]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=202</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info – Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang menetapkan dua tersangka berinisial MAS dan S dalam kasus korupsi proyek pengadaan lift Gedung Keuangan Negara (GKN) Semarang I atau dikenal Gedung Papak. Penyidik Kejari menduga pengadaan dua unit lift yang proyeknya didanai APBN dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Keuangan ini terbelit korupsi. Kajari Semarang Ranu Mihardja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info</strong> – Kejaksaan Negeri (Kejari) Semarang menetapkan dua tersangka berinisial MAS dan S dalam kasus korupsi proyek pengadaan lift Gedung Keuangan Negara (GKN) Semarang I atau dikenal Gedung Papak.<br />
Penyidik Kejari menduga pengadaan dua unit lift yang proyeknya didanai APBN dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Keuangan ini terbelit korupsi.</p>
<p>Kajari Semarang Ranu Mihardja menuturkan, pihaknya masih melakukan penyidikan, dan untuk mendukung pembuktian perkara tersebut dibagi dua berkas. Total anggaran proyek tersebut sekitar Rp 1,2 miliar. Namun Kejari belum bersedia mengungkap lebih jauh identitas kedua tersangka serta kontraktor yang bertanggung jawab pengerjaan proyek lift pada gedung di Jalan Pemuda No 2 ini.<br />
’’Ada dugaan proyek ini sarat korupsi, dan tersangkanya berinisial MAS dan S,’’ ujar Ranu didampingi Kasi Pidsus Bima Suprayoga, Kamis (16/6).</p>
<p>Pihaknya belum bisa menyampaikan berapa nilai kerugian negara dalam kasus ini karena (BPKP) Jateng masih merincinya. ’’Pihak GKN I belum mau tanda tangan berita acara serah terima, padahal proyek sudah selesai. Apa alasannya kami sedang mengusut. Jadi kita tunggu nanti prosesnya,’’ terang Ranu.</p>
<p>Sekretaris Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jateng, Eko Haryanto mendesak Kejari Semarang segera menahan seluruh tersangka dan bertindak cepat.<br />
’’Kalau ditetapkan tersangka tapi tidak ditahan ya buat apa. Percuma saja, karena tidak membuat koruptor jadi jera bahkan mereka akan berupaya lolos dari jeratan hukum,’’ imbuh Eko.</p>
<p><em><strong>Kasus GKN II</strong></em></p>
<p>Sebelumnya, kasus korupsi lift di geudng GKN II juga menyeret Setiabudi, kontraktor pemenang lelang. Dia divonis enam tahun oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Setiabudi saat ini menunggu putusan banding di Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang.</p>
<p>Proyek lift GKN II dilaksanakan selama tahun anggaran 2007 dan 2008 dengan pagu anggaran masing-masing Rp 1,28 miliar, dan Rp 1,36 miliar. BPKP Jateng menghitung harga lift terpasang di GKN II pengerjaan 2007 hanya Rp 352 juta. Sedangkan pada 2008 sebesar Rp 613 juta. Akibatnya, negara dirugikan hingga Rp 1,5 miliar.</p>
<p>Masih ada dua tersangka nantinya bisa terseret. Salah satunya dari konsultan pengawas. Namun pihak Kejari masih enggan mengungkapkan identitasnya. Kendati sudah ditetapkan jadi tersangka, Setiabudi juga Direktur CV Mutiara Abadi itu, kini masih bebas dan tidak ditahan sejak penyidikan jaksa hingga vonis Pengadilan Tipikor Semarang. (J14-52)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/kejari-tetapkan-dua-tersangka/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tol Semarang- Ungaran Dipasangi 16 Inclinometer</title>
		<link>http://indonews.info/tol-semarang-ungaran-dipasangi-16-inclinometer</link>
		<comments>http://indonews.info/tol-semarang-ungaran-dipasangi-16-inclinometer#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 19:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[INFOLantas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=198</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info -  Trans Marga Jateng (TMJ) memasang 16 alat inclinometer di kawasan jalan tol Seksi I Semarang – Ungaran. Alat yang diletakan di antara KM 4,5 hingga KM 5,5 tersebut dipasang untuk mengetahui adanya pergerakan lateral dan deformasi tanah, batuan dan strukturnya. Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Agus Suharyanto mengatakan, inclinometer ini ditanam dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info -  </strong>Trans Marga Jateng (TMJ) memasang 16 alat inclinometer di kawasan jalan tol Seksi I Semarang – Ungaran. Alat yang diletakan di antara KM 4,5 hingga KM 5,5 tersebut dipasang untuk mengetahui adanya pergerakan lateral dan deformasi tanah, batuan dan strukturnya.</p>
<p>Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Agus Suharyanto mengatakan, inclinometer ini ditanam dengan kedalaman mencapai 40 meter. Pemasangan alat pendeteksi pergerakan tanah ini telah dipasang sejak awal jalan tol mengalami keretakan di KM 5,5.</p>
<p>“Sudah sejak awal terjadi keretakan, kami memasang alat itu (inclinometer- ). Alat ini untuk memantau gerakan tanah, pergerakan 0,01 pun bisa diketahui dengan alat inclinometer,” katanya, Jumat (5/8). Alat tersebut di tanam di sebelahtimur jalan tol Semarang- Ungaran.</p>
<p>Selain itu, PT TMJ juga memasang sejumlah bore pile atau pondasi paku bumi dengan cara dibor. Menurut Agus, pemasangan paku bumi tersebut bukan dilakukan akibat longsor, melainkan untuk memperkuat tebing yang berada di dekat jalan tol.</p>
<p>Berdasarkan pantauan Suara Merdeka, kurang lebih ada delapan bore pile yang sudah siap untuk dipasang di jalan tol Semarang –Ungaran KM5,5 tersebut. Secara umum, menurut Agus Sukaryanto, jalan tol sudah siap untuk diujicobakan.</p>
<p>Kelengkapan rambu lalu lintas, termasuk lampu penerangan jalan dan mata kucing sudah dilakukan di sepanjang jalan tol tersebut. Adapun, jalan tol seksi I Semarang – Ungaran dengan panjang mencapai 14,1 kilometer ini rencananya akan dibuka secara gratis untuk arus mudik dan balik Lebaran 2011 ini.</p>
<p>Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Jateng melakukan pemantauan di sepanjang jalan tol seksi I Semarang- Ungaran, Jumat (5/8). Rombongan didampingi pegawai TMJ menyisir gerbang pintu tol Tembalang, lokasi bekas longsor di KM5,5 dan akses keluar jalan bebas hambatan itu di Ungaran.</p>
<p>Ketua Komisi D DPRD Jateng Rukma Setiabudi menilai, jalan tol seksi I Semarang-Ungaran ini sudah bisa diujicobakan. Dari hasil pantauan, tidak ada keretakan di sepanjang jalan tol tersebut. Justru, jalan tol ini nantinya bisa difungsikan untuk mengurai kemacetan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2011.</p>
<p>“Uji coba ini kemungkinan dilakukan pada H-10 atau H-7 Lebaran. Bila ditemukan ada pergerakan tanah, kita dengan tegas akan melarang penggunaan jalan tol Semarang- Ungaran, namun ternyata selama ini masih aman,” tandasnya.</p>
<p>Menurut dia, penggunaan jalan tol ini untuk mengoptimalkan arus lalu lintas karena kalau Lebaran di jalur Semarang-Ungaran padat kendaraan dan macet. Hingga Jumat (5/8), masih terlihat pengerjaan pondasi paku bumi tetapi hal ini dinilainya hanya sedikit berpengaruh karena kondisi jalan sudah aman dilewati.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/tol-semarang-ungaran-dipasangi-16-inclinometer/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menikah Muda Penuh Problema</title>
		<link>http://indonews.info/menikah-muda-penuh-problema</link>
		<comments>http://indonews.info/menikah-muda-penuh-problema#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 18:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFONews]]></category>
		<category><![CDATA[Psikologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[Jakarta &#8211; Anda akan menikah? Perhatikan dulu usia Anda, apakah sudah cukup matang untuk membina rumah tangga. Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) mewanti-wanti jangan menikah mudah karena banyak problema. Imbauan itu disosialisasikan kepada masyarakat melalui sejumlah poster. BKKBN berpesan, ketimbang menikah muda dan menemui banyak problema, lebih baik mempersiapkan diri meraih prestasi. &#8220;Kalau kita rata-rata, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jakarta &#8211; Anda akan menikah? Perhatikan dulu usia Anda, apakah sudah cukup matang untuk membina rumah tangga. Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) mewanti-wanti jangan menikah mudah karena banyak problema.</p>
<p>Imbauan itu disosialisasikan kepada masyarakat melalui sejumlah poster. BKKBN berpesan, ketimbang menikah muda dan menemui banyak problema, lebih baik mempersiapkan diri meraih prestasi.</p>
<p>&#8220;Kalau kita rata-rata, pernikahan di Indonesia pada umur 19,8 tahun. Itu berarti separuh ada yang menikah di bawah umur 19,8 tahun dan separuhnya lagi di atas umur itu. Nah kalau sudah menikah kan nanti ada anaknya. Makin muda menikah biasanya anaknya semakin banyak,&#8221; tutur Kepala BKKBN Sugiri Syarif dalam perbincangan dengan InfoNews.info, Selasa (17/5/2011).</p>
<p>Problema yang dihadapi pasangan yang menikah dini selain memiliki banyak anak, menurut Sugiri, biasanya pernikahan juga tidak bertahan lama. Hal ini dikarenakan banyak pasangan di bawah 18 tahun yang belum cukup dewasa menghadapi kompeksnya masalah rumah tangga.</p>
<p>&#8220;Banyak kasus pernikahan yang dilakukan pasangan di bawah umur 18 tahun, pernikahan paling hanya 1-2 tahun. Kalau cuma 1-2 tahun lalu untuk apa menikah, kok sepertinya hanya melegalkan hubungan seks saja,&#8221; imbuh Sugiri.</p>
<p>Dia menuturkan, menikah berarti membina rumah tangga yang baik. Dari keluarga ini nantinya diharapkan lahir generasi-generasi yang hebat, kuat dan sehat. Karena itu, soal anak pun harus direncanakan dan bukan sekadar menikah.</p>
<p>Problema lainnya, jika menikah dilakukan oleh perempuan berusia di bawah 20 tahun maka akan mengalami risiko kematian ibu lebih tinggi saat melahirkan. Sebelum usia 20 tahun, organ reproduksi perempuan belum cukup kuat, karena itulah risiko kematian ibu menjadi tinggi.</p>
<p>&#8220;Selain itu, risiko kematian ibu juga lebih tinggi pada perempuan yang anaknya banyak dibanding yang anaknya sedikit. Juga ibu yang jarak melahirkan anak yang satu dan lainnya dekat,&#8221; sambung Sugiri.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/menikah-muda-penuh-problema/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagi!!!  Modus Baru Bank Jateng Jebak Nasabah Selewengkan Dana</title>
		<link>http://indonews.info/lagi-modus-baru-bank-jateng-jebak-nasabah-selewengkan-dana</link>
		<comments>http://indonews.info/lagi-modus-baru-bank-jateng-jebak-nasabah-selewengkan-dana#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 18:08:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[INFONews]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[IndoNews.info &#8211; Setelah beberapa waktu yang lalu Bank Jateng dihebohkan dugaan kasus pembobolan Bank Jateng Syariah menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif, yang diduga melibatkan sejumlah pejabat eksekutif , termasuk direksi Bank Jateng, kini terjadi lagi kasus baru dengan dalih kelebihan pencariran. Kasus ini menimpa seorang nasabah Berinisial TS, yang saat mencairkan uang sejumlah empat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNews.info</strong> &#8211; Setelah beberapa waktu yang lalu Bank Jateng dihebohkan dugaan kasus pembobolan Bank Jateng Syariah menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif, yang diduga melibatkan sejumlah pejabat eksekutif , termasuk direksi Bank Jateng, kini terjadi lagi kasus baru dengan dalih kelebihan pencariran.</p>
<p>Kasus ini menimpa seorang nasabah Berinisial TS, yang saat mencairkan uang sejumlah empat ratus ribu rupiah namun oleh teller  dituduh menerima 4.000.000 (empat juta rupiah). Peristiwa yang terjadi pada tanggal 11 Juli 2011 tersebut sempat mengusik ketenangan TS, nasabah yang selama ini setia memanfaatkan jasa perbankan di Bank Jateng</p>
<p>Menurut kurban Ts, sewaktu dirinya menerima uang pencairan Rp. 400.000 (empat ratus ribu) tidak meneliti kembali uang yang diterimanya dan langsung dimasukkan ke tas bersama buku tabungan dan uang lainnya.   Karena seperti biasanya dirinya sudah sangat percaya dengan kredibilitas Bank Jateng.</p>
<p>Namun malam hari dirinya di telepon berkali-kali oleh orang yang mengaku dari Bank Jateng. Penelpon menanyakan dan meminta kembali uang kelebihan yang dibayarkan kepada TS. Karena baru ada kesibukan, Ts meminta klarifikasi besok hari berikutnya. Namun penelpon tetap saja ngejar dengan alasan bahwa kalau besok dirinya harus nombok 3.600.000 (tiga juta enam ratus ribu rupiah).   Walaupun sudah dijelaskan bahwa Ts tidak bisa diklarifikasi hari itu juga, ternyata malam harinya datang seorang yang mengaku security Bank Jateng, dan teller yang mengaku bernama Tika.</p>
<p>Setelah di cek ke pembukuan dan tanda terima yang ada, ternyata transaksi benar hanya Rp. 400.000 (empat ratus ribu), sehingga tidak ada bukti yang mengatakan Ts menerima 4.000.000 (empat juta rupiah), dan tuduhan security dan teller Bank Jateng adalah fiktif belaka. Namun orang yang mengaku security Bank Jateng dan teller yang bernama Tika terus merayu dan merengek agar TS mengembalikan uang kelebihan. Karena tidak tahan dengan tekanan security Bank Jateng dan rengekkan Teller tersebut akhirnya TS memberikan uang rp. 2.000.000 (dua juta).  Yang menjadi pertanyaan adalah:</p>
<ol>
<li>Apakah mungkin Bank sebesar Bank Jateng melakukkan ketledoran semacam ini? Kalau benar si teller memberikan uang ke nasabah Rp. 4.000.000 (empat juta rupiah) yang seharusnya hanya Rp. 400.000 ? bukti apa yang bisa dia tunjukkan? Sedangkan untuk Nasabah kalau sudah keluar dari Bank Jateng, komplain tidak dilayani walaupun hanya Rp. 1000 (seribu rupiah) sekalipun.</li>
<li>Apakah benar ini ketledoran atau memang di sengaja untuk njebak nasabah agar bisa diajak kerja sama menyelewengkan uang? Misalnya nasabah mau diajak kerja sama diberi kelebihan waktu pencairan,  ketika nasabah sudah benar-benar bisa diajak kerja sama, bisa jadi kelebihann pembayarannya bisa milliaran rupiah?</li>
<li>Apabila ini benar permainan uang siapa yang dijadikan umpan? Memang untuk tahap awal baru kisaran Rp. 4.000.000,00 (empat juta), apa jadinya kalau sudah mencapai miliaran, puluhan atau bahkan ratusan milliard?</li>
<li>Standard pelayanan yang bagaimana yang diberikan sewaktu memberikan training kepada nasabah?, sehingga bisa setledor ini? Padahal Bank Jateng adalah bank yang mengelola aset daerah!?</li>
</ol>
<p>Permasalahan semacam ini hendaknya menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan solusi yang serius, jangan sampai Bank sebesar “Bank Jateng” yang mengklaim dirinya Bank-nya masyarakat Jateng justru merugikan nasabahnya dengan cara-cara yang tidak terpuji ! (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/lagi-modus-baru-bank-jateng-jebak-nasabah-selewengkan-dana/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dermawan Siluman Tinggalkan Rp 1,7 Miliar di Plastik Sampah</title>
		<link>http://indonews.info/dermawan-siluman-tinggalkan-rp-17-miliar-di-plastik-sampah</link>
		<comments>http://indonews.info/dermawan-siluman-tinggalkan-rp-17-miliar-di-plastik-sampah#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 18:03:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Headline News]]></category>
		<category><![CDATA[INFONews]]></category>
		<category><![CDATA[Pilihan Redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[InfoNews.info &#8211; Sumbangan senilai 200.000 dolar Amerika atau sekitar Rp1,7 miliar ditinggalkan dalam kotak daur ulang pakaian di luar sebuah toko yang dikelola oleh Palang Merah di Denmark. Uang tunai tersebut ditemukan dalam plastik sampah di bawah tumpukan pakaian yang disumbangkan. Ada pesan singkat yang ditinggalkan bersama uang tunai tersebut. ”Kepada Palang Merah Denmark, dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="text_article">
<p><strong>InfoNews.info</strong> &#8211; Sumbangan senilai 200.000 dolar Amerika atau sekitar Rp1,7 miliar ditinggalkan dalam kotak daur ulang pakaian di luar sebuah toko yang dikelola oleh Palang Merah di Denmark. Uang tunai tersebut ditemukan dalam plastik sampah di bawah tumpukan pakaian yang disumbangkan.</p>
<p>Ada pesan singkat yang ditinggalkan bersama uang tunai tersebut.</p>
<p>”Kepada Palang Merah Denmark, dari orang tak dikenal. Telah menabung [uang ini] dalam waktu 40 tahun,” isi pesan tersebut.</p>
<p>Petugas di toko amal tersebut sangat berterimakasih, namun polisi Denmark meminta si donor agar melapor sehingga aparat penegak hukum bisa memastikan uang tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan tindak kejahatan apa pun.</p>
<p>”Tidak setiap hari kami mendapatkan uang sebanyak yang ditemukan dalam tas plastik di antara tumpukan pakaian,” kata Birgit Dam, sekretaris cabang Palang Merah di Tornved.</p>
<p>”(Pesan) ada di dalam kantung plastik putih dan itu berada di dalam plastik sampah hitam besar bersama beberapa pakaian bagus,” ujarnya.</p>
<p>”Dan di dalam tas tersebut ada 10 amplop dengan banyak uang. Ditata rapi dalam amplop yang masing-masing dengan diikat karet ,” cerita Dam.</p>
<p>Polisi berharap masalah “uang siluman” ini bisa dipastikan kepemilikannya begitu ada informasi yang akurat mengenai asal-usulnya.</p>
<p>Akan tetapi, Palang Merah sejauh ini tidak diminta untuk menyerahkan uang tersebut kepada pihak ketiga.<em> (tb/prie)</em></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/dermawan-siluman-tinggalkan-rp-17-miliar-di-plastik-sampah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kecelakaan Beruntun Tewaskan 5 Orang Korban</title>
		<link>http://indonews.info/kecelakaan-beruntun-tewaskan-5-orang-korban</link>
		<comments>http://indonews.info/kecelakaan-beruntun-tewaskan-5-orang-korban#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 17:50:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFOLantas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://indonews.info/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[IndoNew.info - Setidaknya lima orang tewas dan belasan luka, menyusul kecelakaan beruntun antara minibus jurusan Yogyakarta-Wonosari dengan mobil Kijang di jalan nanjak Piyungan, Kabupaten Bantul, Minggu (12/6) petang. Kelima korban tewas yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta. Sedangkan bagi yang mengalami luka-luka dilarikan ke RS [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>IndoNew.info -</strong> Setidaknya lima orang tewas dan belasan luka, menyusul kecelakaan beruntun antara minibus jurusan Yogyakarta-Wonosari dengan mobil Kijang di jalan nanjak Piyungan, Kabupaten Bantul, Minggu (12/6) petang.</p>
<p>Kelima korban tewas yang belum diketahui identitasnya tersebut langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Yogyakarta. Sedangkan bagi yang mengalami luka-luka dilarikan ke RS Bethesda dan RS Ludiro Husada, Yogyakarta.</p>
<p>Kecelakaan yang terjadi di daerah rawan kecelakaan tersebut, terjadi saat minibus yang penuh dengan penumpang masuk ke dalam sungai setelah sebelumnya menambrak pembatas jembatan. Namun sebelum masuk sungai, minibus sempat menabrak Kijang dan sepeda motor.</p>
<p>Menurut Iptu Munawar, petugas Pos Polisi Piyungan, kecelakaan maut ini bermula saat bus Diana dari arah Wonosari mengalami rem blong langsung meluncur dari atas bukit. Selepas dari tikungan irung Semar minibus tersebut sempat menghindari sejumlah kendaraan yang ada didepannya.</p>
<p>Minibus bermopol AB 2741 BB yang dikemudikan Toro ini, tidak mampu menguasai kemudi. Minibus langsung menabrak sebuah mobil Kijang AB 1565 Q hingga terhempas masuk ke parit. Kejadian ini sempat membuat warga sekitar panik.</p>
<p>&#8220;Laju minibus tidak langsung berhenti, malah dua sepeda motor yang berada di depannya juga ikut tertabarak dan kondisinya hancur,&#8221; kata Iptu Munawar.</p>
<p>Tepat di tengah jembatan bokong Semar, lanjut Munawar, Minibus menghantam pembatas jembatan dan masuk ke Sungai Kaligawe sedalam 7 meter.</p>
<p>Butuh waktu beberap lama untuk mengevakuasi semua korban yang masuk ke dalam sungai. Akibat kecelakaan ini, dua pengendara sepeda motor yang berboncengan dan tiga orang penumpang minibus tewas, dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka.</p>
<p>Hingga semalam belum ada kejelasan jumlah dan nama-nama korban. Karena semua masih sibuk melakukan pertolongan. &#8220;maaf kami belum mengetahui secara pasti jumlah korban berikut nama-namanya,&#8221; ujar Iptu Munawar.</p>
<p>Polisi juga mencatat, 4 korban meninggal berada di RSUP Dr Sardjito, dan seorang lagi di RS Bethesda Yogyakarta. Sementara belasan korban luka ringan masih dirawat di RS Hidayatullah Yogyakarta, RS Panti Rini Kalasan Sleman, dan Puskesmas Piyungan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://indonews.info/kecelakaan-beruntun-tewaskan-5-orang-korban/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

